Roman dan Erotisme

Oleh Deddy Arsya

Di bulan Februari, menyambut Hari Falentine, Publishersweekly merilis 10 novel asmara terpanas yang patut dipertimbangan untuk dibaca para pecinta fiksi ‘petualangan’. Victoria Dahl, penulis Close Enough to Touch yang terkenal, diminta sebagai pemberi rekomendasi.
  1. Dirty karya Megan Hart bercerita tentang kisah cinta antara seorang pebisnis pria yang kaya-raya dan perempuan penurut yang sederhana. Si laki-laki mendominasi si wanita dalam segala hal, termasuk dalam persoalan seksual. Novel ini vulgar, Victoria Dahl menyebutnya sebagai “prosa cerdas dan kisah asmara yang menyayat hati dibungkus dalam satu”.
  2. Willing Victim karangan Cara McKenna ini bisa membuat Anda shock. Ketika membaca novel ini siap-siap tangan Anda akan sering menekan ke mulut. Ceritanya kasar dan cabul, membahas beberapa sisi gelap dari fantasi seksual.
  3. Deep Desires karya Charlotte Stein ini penuh dengan rasa sakit hati dan nafsu. Tentang novel ini, Victoria Dahl menyebutnya, “benar-benar kasar dan indah.”
  4. Crooked Hearts karangan Patricia Gaffney adalah roman sejarah, yang menggambarkan erotisme dengan cara yang berbeda. Tokoh utamanya adalah dua orang penipu. Yang satu berpura-pura menjadi seorang biarawati mengumpulkan uang untuk anak-anak. Yang kedua menyamar sebagai seorang pria buta.
  5. Beyond Shame karya Kit Rocha berkisah tentang masyarakat yang sedang jatuh, perempuan dikagumi karena bunting, dan seksualitas gelap dilakoni hampir setiap laki-laki.
  6. The Leopard Prince, novel Elizabeth Hoyt ini bercerita tentang hubungan cinta antara seorang wanita bangsawan dan budak laki-lakinya. Perempuan itu tidak menyamar sebagai seorang budak pula untuk dapat menjalin asmara dengan budaknya. Dia juga bukan gundik dari laki-laki bangsawan manapun. Mereka melakukan hubungan cinta secara jujur dan terlarang sebagai tuan dan hamba.
  7. Theory of Attraction karya Delphine Dryden ini lucu. Berkisah tentang erotisme seorang kutu buku. Tokoh utamanya adalah seorang programmer komputer dan seorang astrofisikawan tanpa keterampilan sosial. Kisah cinta mereka kaku sekaligus lucu. “Novel ini novel cabul yang menyenangkan,” kata Victoria Dahl.
  8. Laid Bare adalah roman karangan Lauren Dane. Sebuah roman panas tentang sepasang kekasih yang telah berpisah lama tetapi bersatu kembali, yang kemudian berevolusi menjadi perkasihan gila-gilaan. Novel ini membawa larut perasaan, dan di beberapa sisi terdapat ketegangan yang manis, serta memiliki kompleksitas Novel ini berakhir happy ending.
  9. Pleasure Unbound karangan Larissa Ione ini merupakan cerita tentang seorang yang kerasukan setan yang kemudian melakukan pembunuhan berantai. Dia jatuh ke dalam nafsu seksual terhadap para korbannya. Karangan Larissa Ione ini adalah petualangan seksual yang tidak ada akhirnya.
  10. Natural Law karya Joey W. Hill ini berkisah tentang seorang polisi yang kuat dan mendominasi dunia sekitarnya dalam segala hal, tapi dia dikalahkan oleh hasrat seksualnya. Pembaca akan menikmati petualangan mengekplorasi perasaan dan tubuh.
Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali roman panas yang diam-diam laris dipasaran. Pada sekitaran tahun 1970an hingga 1990an, ada banyak tempat yang menjual roman panas secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Bahkan lapak-lapak baca di tempat terbuka menyediakannya. Mungkin perlu juga untuk memperbincangkan karya-karya roman itu dalam sastra, tetapi di Indonesia karya-karya semacam itu diinginkan di satu sisi tapi dianggap terlarang dari sudut moral.

Padang, 2015

Comments